Menjaga Kesehatan Payudara

menjaga kesehatan payudaraKanker payudara tergolong penyakit yang paling ditakuti perempuan. Padahal jika Anda mengetahui gejalanya sejak usia muda, peluangnya untuk berkembang menjadi kanker jauh lebih rendah daripada perempuan yang lebih tua. Dan jika kanker itu menyerang, sifatnya akan lebih agresi. Karena itu, Anda perlu memelihara gaya hidup yang sehat untuk melindungi payudara Anda. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan payudara:

1. Jaga berat sehat
Menambah berat badan ternyata bisa meningkatkan risiko mengembangkan kanker payudara, sekaligus mengurangi kemungkinan Anda bertahan dari penyakit tersebut.

2. Jangan malas berolahraga
Memang berat memulai latihan, namun bila tak segera dimulai, Anda tidak akan terbiasa. Lakukan latihan selama 45 menit hingga 1 jam, 3-5 kali seminggu. Latihan secara teratur bisa membantu mencegah penyakit ini dengan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda, menyingkirkan obesitas, dan menurunkan kadar estrogen dan insulin.

3. Kurangi alkohol
Banyak yang mengatakan, sedikit alkohol akan baik untuk kesehatan. Ternyata, hal ini lebih baik bila diterapkan pada pria. Sedangkan pada wanita, penelitian menunjukkan bahwa dua gelas alkohol sehari dapat meningkatkan risiko kanker payudara hingga 21 persen. Namun, Anda bisa mengambil manfaat alkohol ini dengan mengudap anggur segar. Resveratrol, bahan yang terdapat pada kulit anggur, ternyata mampu mengurangi kadar estrogen, yang bisa mengurangi risiko pengembangan kanker payudara.

4. Makan brokoli mentah
Kita sudah tahu apa manfaat sayuran, tetapi masih saja kita malas mengonsumsinya. Sayuran yang mampu memberi perlindungan ekstra pada payudara contohnya brokoli dan kale (sejenis kol hijau). Sayuran ini mengandung sulforaphane, yang diyakini membantu mencegah pembelahan sel-sel kanker. Agar efeknya dalam melawan kanker bertambah kuat, makanlah dalam keadaan mentah.

5. Kenali riwayat keluarga
Perempuan yang pernah mengidap kanker payudara memang tidak secara otomatis akan “mewariskan” penyakit ini pada anak-anak perempuannya. Namun, Dari sekitar 15 persen kasus kanker payudara, ada riwayat keluarga yang terkena penyakit tersebut. Jika Anda memiliki seorang anggota keluarga tingkat pertama yang pernah mengidap kanker payudara, risiko Anda memang meningkat. Jika ada dua anggota keluarga yang terkena, risiko Anda meningkat lima kali lipat.

6. Periksakan diri
Semua perempuan seharusnya menjalani pemeriksaan payudara secara klinis setidaknya setiap tiga tahun, serta pemeriksaan setiap tahun berikut mamogram sejak berusia 40 tahun. Perempuan yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara harus mulai melakukan screening 10 tahun sebelum usia saat anggota keluarga didiagnosa dengan penyakit tersebut.

Untuk melindungi kesehatan payudara, dapat menggunakan ORIS.

Kunjungi toko online resmi ORIS : www.solusiwanita.com/oris.html